GAME LEVEL 10- MEMBANGUN KARAKTER ANAK MELALUI DONGENG - DAY 2
Day 2 Kecerdikan Paman Gober
Mendengarkan cerita adalah salah
satu kegemaran Meira. Ada 2 waktu dimana dia biasa minta diceritakan, yang
pertama saat makan dan yang kedua sebelum tidur. Kali ini kami makan bersama –
sama, ada ayah Adhi, mama Ayyum, dan tentu saya si ceria Meira. Dia langsung
menyodorkan buku cerita donal bebek dan meminta Ayah menceritakan isinya.
Sebelumnya Meira telah memilih cerita apa yang mau dibacakan. Cerita kali ini
adalah tentang Paman Gober dan Gerombolan Siberat. Seperti biasa, gerombolan
siberat sedang mengintai gudang uang Paman Gober, tiba – tiba mereka melihat
Paman Gober sedih, dan berteriak bahwa sekarang dia sudah bangkrut alias tidak
punya uang lagi. Barang – barangnya diangkut, dan Gober disuruh pergi hanya
dengan membawa sebuah koper pakaian. Gerombolan siberat tampak bingung, karena
mereka biasanya berusaha mencuri uang milik Gober, jika Gober tidak punya uang
lagi, lalu mereka harus mencuri dimana? Sampai suatu ketika, berita di TV
menyebutkan bahwa Gober berhasil dalam suatu transaksi bisnis bernilai
milyaran. Mereka pun tercengang, ‘Lho, kok bisa? Kan Gober sudah miskin.”,
pikir mereka. Ternyata Gerombolan siberat terkecoh oleh kecerdikan paman Gober.
Saat Gober pergi membawa 1 buah koper, yang terlihat seperti koper pakaian, rupanya
adalah koper yang berisi uang milyaran untuk bertransaksi. Paman Gober terlalu
pelit untuk mengeluarkan uang bagi penjaga keamanan, jadi dia memilih untuk berpura
– pura miskin, agar dia bisa pergi membawa uang tanpa dikejar – kejar oleh
gerombolan siberat.
Dalam cerita, ayah menjelaskan bahwa
Gerombolan siberat memiliki sifat yang kurang baik, yaitu mereka senang mencuri
/ mengambil hak orang lain, dan itu tidak boleh dilakukan. Sedang Paman Gober,
walaupun dia cerdik, tapi dia terlalu pelit, tidak mau mengeluarkan uang untuk
hal yang dibutuhkan, dan itu juga tidak baik.
0 comments